Usai Adu Mulut, Siswa SD di Situbondo Ditemukan Meninggal di Ruang Kelas

Ilustrasi / Medcom.id Ilustrasi / Medcom.id

SITUBONDO : Bocah berinisial MRA (11) asal Kecamatan Kendit, Situbondo ditemukan meninggal dunia di ruang kelas SD kawasan Kecamatan Kendit. Korban tak bernyawa dengan posisi terbaring di bangku tempat biasanya dia duduk. Polisi tengah mengusut kasus ini.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal, siswa kelas V itu mengikuti praktek keterampilan. Saat itu dia sempat bertengkar adu mulut dengan salah satu teman sekelasnya. Melihat adu mulut tersebut, Bayu Setiyawan salah satu guru melerainya dan meminta MRA tidur di ruang kelasnya.

“Usai cekcok mulut, almarhum mau pulang ke rumahnya, namun saya minta agar istirahat dan tidur di ruang kelasnya," kata Bayu.

Sebelumnya, MRA tak masuk sekolah selama dua hari karena sakit. Kemudian, saat jam istirahat korban dibangunkan. Namun, tubuh korban tergolek lemas dan tidak sadarkan diri.

baca juga : Murid SD di Lamongan Belajar di Tengah Kepungan Banjir

Mengetahui kondisi korban, MRA langsung dibawa ke Puskesmas Kendit. Sayangnya, saat diperiksa korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo Iptu Akhmad Sutrisno mengatakan jika berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Kemudian, orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi.

“Sehingga petugas langsung menyerahkan jasad korban kepada keluarganya untuk dimakamkan, namun sebelum diserahkan keluarga almarhum Arif disuruh menulis pernyataan,” ujar Iptu Akhmad Sutrisno.

Berdasarkan keterangan keluarganya, lanjut Akhmad Sutrisno, sebelum masuk sekolah dan ditemukan meninggal di ruang kelasnya, selama dua hari almarhum tidak masuk sekolah karena sakit.

“Selain itu, berdasarkan salah seorang anggota keluarganya, almarhum  tinggal bersama ibu kandungnya dan ayah tirinya di kampung pesisir desa klatakan,” pungkasnya.


(ADI)

Berita Terkait